Krisis Polusi di Indonesia: Ancaman Nyata bagi Lingkungan dan Kesehatan

Bahaya Polusi Udara Untuk Kesehatan

Kualitas udara di Surabaya pada 19 Mei 2025 termasuk dalam kategori “sedang” dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) sebesar 75. Ini berarti udara masih cukup aman untuk masyarakat umum, tetapi bisa berdampak pada kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma atau penyakit pernapasan.

  1. Kadar polusi (PM2.5) mencapai 21,9 µg/m³, yang berarti sekitar 4 kali lebih tinggi dari batas aman yang disarankan WHO.
  2. Cuaca di Surabaya saat itu mendung dan berpotensi hujan, dengan suhu sekitar 26–29°C dan kelembapan 91%.
  3. Hujan membantu menurunkan tingkat polusi, namun tidak menjamin udara benar-benar bersih.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Polusi Udara Tinggi:

  1. Gunakan masker saat di luar rumah.
  2. Kurangi aktivitas luar ruangan, terutama untuk anak-anak dan lansia.
  3. Tutup jendela dan pintu agar udara kotor tidak masuk.
  4. Perbanyak minum air untuk menjaga kesehatan paru-paru.
  5. Pantau kualitas udara lewat aplikasi atau situs resmi seperti BMKG atau IQAir.

Pengertian Polusi Udara
Polusi udara adalah pencemaran udara oleh zat-zat berbahaya seperti asap kendaraan, gas beracun, dan partikel debu yang dapat merugikan kesehatan manusia dan merusak lingkungan.

Dampak Polusi Udara
Polusi udara dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti sesak napas, asma, dan penyakit paru-paru. Selain itu, polusi juga berdampak buruk pada lingkungan seperti hujan asam dan pemanasan global.

Penyebab Polusi Udara
Polusi udara disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil, asap kendaraan bermotor, asap pabrik, pembakaran sampah, serta kebakaran hutan.

Upaya Yang Dilakukan:

Penghijauan merupakan salah satu upaya penting dalam mengurangi polusi udara. Dengan menanam pohon dan tumbuhan, udara menjadi lebih bersih karena tumbuhan mampu menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup. Selain itu, pohon juga berperan dalam menyaring debu dan partikel polutan yang ada di udara, sehingga kualitas udara menjadi lebih baik. Kegiatan penghijauan dapat dilakukan di berbagai tempat seperti lingkungan sekolah, taman kota, pinggir jalan, maupun lahan kosong. Melalui penghijauan, lingkungan menjadi lebih sejuk dan sehat, serta membantu menciptakan udara yang lebih bersih bagi kehidupan.